Media Info Silampari

Viral “Gapura Kerupuk” Ambruk, Walikota Kecewa Lihat Sikap Pejabatnya Yang Malah Cengengesan

Super Admin •
Viral “Gapura Kerupuk” Ambruk, Walikota Kecewa Lihat Sikap Pejabatnya Yang Malah Cengengesan

LUBUKLINGGAU – Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat (Yoppy Karim), melontarkan kritik pedas terhadap sikap bawahannya yang dinilai tidak profesional. Hal ini dipicu oleh respon salah satu pejabat terkait insiden ambruknya Gapura Linggau Juara di Jalan Kenanga II yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Dalam sesi coffee morning bersama insan pers pada Senin (9/2/2026), Yoppy menekankan bahwa setiap pembangunan di Kota Lubuklinggau wajib memenuhi standar perencanaan yang matang, bukan sekadar “asal jadi”.

Soroti Mentalitas Pejabat

Kejengkelan Wali Kota memuncak saat membahas video viral yang menunjukkan gapura baru tersebut ambruk hanya karena tersenggol muatan truk berisi kerupuk dan keramik. Namun, bukan hanya soal fisik bangunan yang rapuh, Yoppy lebih menyoroti sikap oknum Kepala Bidang (Kabid) terkait yang terkesan meremehkan masalah tersebut.

“Jangan seperti kejadian kemarin, gapura ‘kerupuk’ yang ramai itu. Begitu Kabid-nya bicara, malah cengengesan. Itu bukan karakter pegawai atau pejabat yang benar,” tegas Yoppy dengan nada kecewa.

Poin Utama Kritik Wali Kota :

Kualitas Bangunan : Pembangunan harus sesuai standar perencanaan (SOP). Kejadian gapura yang ambruk dalam hitungan minggu setelah selesai menunjukkan adanya masalah pada kualitas konstruksi.

Etika Pegawai : Pejabat publik seharusnya menunjukkan rasa tanggung jawab dan empati ketika terjadi kegagalan infrastruktur, bukan justru memberikan respon yang tidak serius.

Komitmen Pembangunan: Yoppy berjanji akan memperketat pengawasan agar proyek-proyek mendatang benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat tanpa risiko keamanan yang membahayakan.

Awal Mula Kontroversi

Sebagai informasi, Gapura Linggau Juara di Jalan Kenanga II mendadak viral setelah roboh akibat tersenggol muatan truk. Publik menjuluki insiden ini sebagai “Gapura Kerupuk” karena dianggap sangat rapuh untuk sebuah bangunan permanen yang baru saja rampung.

Kini, dengan instruksi tegas dari Wali Kota, jajaran dinas terkait dituntut untuk lebih serius dalam bekerja dan menjaga integritas sebagai pelayan masyarakat.

Berita Terkait

139